Petrucci: Sachsenring Bukti Potensi Ducati Usai Mentok

bursabola.me Pebalap Ducati Team, Danilo Petrucci, dibuat bertanya-tanya soal performa Desmosedici GP19 di MotoGP Belanda dan Jerman, di mana tiga pengendaranya sulit naik podium. Dalam dua balapan tersebut, hasil terbaik Ducati hanyalah finis keempat, yakni lewat Andrea Dovizioso di Assen, & Petrucci di Sachsenring.

Balapan di Sachsenring pun semakin meyakinkan Dovizioso dan Petrucci bahwa potensi Desmosedici sudah mentok dan tak bisa lebih baik lagi untuk bertarung dengan tim lain.

Apalagi Jack Miller (Pramac Racing) pula membuntuti mereka sepanjang balapan, dan sama-sama tidak bisa memperebutkan podium.

Mengakui bahwa Miller & dirinya telah start meniru gaya balap Dovizioso dalam mengendarai Desmosedici, Petrucci menyatakan bahwa motor tsb tak cukup baik untuk ikut memperebutkan podium, apalagi kemenangan. Menurutnya, situasi ini jelas mencemaskan untuk menghadapi sisa musim.

“Saya, Jack, dan Dovi usai berkendara dengan baik. Ducati motor yang tak terlalu instingtif. Anda harus pakai sebuah metode demi melaju cepat.

Kata Bijak dan Motivasi

Kapan kau akan berhenti menyakitiku, lelah ku hadapi semua ini tapi aku tidak bisa memungkiri aku sangat mencintaimu

Jelas selama setahun ini aku banyak belajar dari Dovi, dan saya mulai pakai cara berkendara yng mirip. Jack pula melihat data kami & menemukan gaya baru utk mengendarai motor kami,” ujarnya.

Leave a Reply